Abstrak / Ringkasan
Buku dengan judul” Internalisasi Nilai Pendidikan Islam pada Anak Terlantar” dilatarbelakangi permasalahan sosial pada anak yang hampir dialami oleh setiap daerah di Indonesia. Salah satu masalah sosial pada anak yaitu keberadaan anak-anak terlantar yang hampir tidak tersentuh pendidikan. Anak merupakan aset bangsa yang akan mewarisi dan meneruskan keberlangsungan suatu bangsa di masa yang akan datang. Buku” Internalisasi Nilai Pendidikan Islam pada Anak Terlantar” memberikan inspirasi bagi masyarakat untuk berperan aktif dalam upaya menekan tingkat pertumbuhan anak-anak terlantar di daerahnya. Peran serta masyarakat ini dilakukan melalui penyelenggaraan pendidikan bagi anak terlantar dengan model pendekatan yang dianggap sesuai dengan latar belakang anak terlantar tersebut. Adapun model pendekatan dalam penyelenggaraan pendidikan ini diantaranya: pendekatan Non Formal (luar sekolah), Pendekatan Komunikatif Interaktif, Pendekatan Partisipatif, Pendekatan Fasilitatif, dan pendekatan Humanistik. Selain model pendekatan dalam penyelenggaraan pendidikan, buku ini juga membahas tentang metode internalisasi nilai pendidikan Islam yang perlu diterapkan pada anak-anak yang mengalami tindak penelantaran. Metode yang diterapkan adalah Metode Nasehat/Advice/Mauizah, Metode Pembiasaan (Habituation), Metode Keteladanan (Exemplary), Metode Ganjaran dan Hukuman (Reward and Punishment). Nilai Pendidikan Islam yang diinternalisasikan kepada anak terlantar yaitu Nilai I’tiqodiyah (keimanan/Aqidah), Nilai Khuluqiyah (Akhlak/Moral) dan Nilai Amaliyah (sikap dan Perbuatan …