Abstrak / Ringkasan
Penelitian yang berjudul,“Teologi Politik sebagai Landasan Kedaulatan Rakyat dalam Pemikiran Mohammad Hatta” ini merupakan karya di bidang filsafat yang dilatarbelakangi oleh belum adanya dasar implementatif konsep kedaulatan rakyat di Indonesia dalam menyelesaikan isu-isu kebangsaan yang muncul. Permasalahan lain yang mendasari penelitian ini adalah keterbatasan kajian filsafat mengenai kedaulatan rakyat (popular sovereignty) di Indonesia. Hal lain yang menjadi penyebab kesenjangan dalam persoalan kedaulatan rakyat yang berbasis teologis-politis adalah persoalan role model dalam kajian ini. Mohammad Hatta adalah figur intelektual penting yang memiliki potensi nasionalis-religius, namun belum mendapat sorotan yang layak di dunia filsafat terkait pemikiran kebangsaannya. Secara umum, penelitian ini bertujuan untuk menghadirkan struktur politis berkedaulatan rakyat yang dikembangkan melalui spirit teologis-politis di Indonesia.
Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan dengan metode kualitatif. Sumber data primer yang digunakan dalam penelitian ini adalah buku-buku teks mengenai filsafat agama, teologi politik, kedaulatan, teori politik, filsafat hukum, dan buku autobiografi Mohammad Hatta. Sumber primer kemudian diolah dengan pengelompokan data untuk mendapatkan prioritas untuk selanjutnya diteruskan dengan tahapan penyusunan hasil olahan data. Data yang telah dikumpulkan kemudian dianalisis melalui pendekatan heremeneutis-filosofis dengan unsur-unsur metodis yaitu interpretasi, induksi-deduksi, kesinambungan historis, holistika, heuristika, bahasa inklusif, dan deskripsi.